“Sangat luar biasa, fasilitas bagus dan nyaman”
“Universitas pertama di cilacap, dengan prodi unggulan Teknik Industri, dimana te...”
“Service Excellent masih kurang, terutama dari segi sikap pelayanan dosen maupun...”
Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali
Pendidikan & Pelatihan Andalan Anda di Cilacap
Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali hadir di Cilacap sebagai Pendidikan & Pelatihan yang peduli dengan kebutuhan Anda. Layanan kami dirancang untuk memberikan kenyamanan dan hasil terbaik. Mari wujudkan kebutuhan Anda bersama kami.
Apa Kata Pelanggan Kami
"Sangat luar biasa, fasilitas bagus dan nyaman"
"Universitas pertama di cilacap, dengan prodi unggulan Teknik Industri, dimana terdapat mata kuliah psikologi industri yang menjadikan prodi Teknik Industri memiliki lulusan yang siap diterima di ranah perusahaan maupun menjadi Entrepreneur. Memiliki mental yang siap menghadapi tantangan zaman serta kuat secara spiritual keagaaman."
"Service Excellent masih kurang, terutama dari segi sikap pelayanan dosen maupun karyawan, inget mahasiswa yang mau kuliah di sini juga butuh kenyamanan dan punya perasaan!"
"ini ulasan buat beberapa tahun lalu, semoga sekarang udah nggak, jadi aku pernah numpang ngemahasiswa disini, segala macem gonggongan "agen perubahan" udah pernah tak denger, dan ya semuanya sampah aja, kampus ini ga cocok buat main main jadi aktivis, ada pesantren yang kudu dijaga wibawanya sama mahasiswa yang kuliah sambil "numpang tidur" di pondok. dan juga mana mungkin aku lupain 4 dari 7 dosen inkompeten yang sama sekali ga pernah masuk kelas pas aku semester 5, bikin SKSku ga cukup buat syarat KKN, kalo mereka masih disini mending kalian yang lagi pengen kuliah pertimbangin kampus lain lagi deh.."
"pertama kali kesini karena ikut kegiatan bazar, tempatnya sejuk, banyak pepohonan. Untuk Universitas di pinggiran kota saya rasa sudah terbilang bagus dan lokasinya juga dipinggir jalan utama, aksesnya mudah."
"Di kampus ini, masih ada dosen yang kurang profesional. Beberapa di antaranya bahkan terlihat tidak benar-benar memahami mata kuliah yang mereka ampu. Sering kali materi yang dibahas di kelas tidak sesuai dengan judul mata kuliahnya. Ada pula dosen yang justru lebih banyak bercerita tentang kehidupan pribadinya hingga menghabiskan waktu satu jam atau lebih, seolah-olah kuliah hanya untuk mendengarkan curhat dosen. Selain itu, ada juga dosen yang menyandang gelar kiai atau "Gus" yang sangat jarang hadir di kelas. Jika memang tidak memiliki komitmen untuk mengajar atau tidak mampu menjalankan tanggung jawab sebagai dosen, sebaiknya mempertimbangkan kembali posisinya. Mahasiswa sudah membayar untuk mendapatkan pendidikan yang layak, bukan untuk mengalami hal-hal seperti ini. Namun, perlu ditekankan bahwa tidak semua dosen bersikap demikian. Masih banyak dosen lain yang profesional dan kompeten, yang mengajar sesuai dengan bidang keilmuannya dan memberikan materi yang relevan dan bermanfaat."